SARANA PENDIDIKAN

SARANA PENDIDIKAN

Alat-alat bermain edukatif, aman dan akrab lingkungan

Masing-masing kelas atau sentra merupakan arena untuk bermain dan belajar. Maka tidak mengheranka kalau di setiap kelas dan sentra tersedia bermacam-macam mainan yang akan membantu anak didik bekerja dan belajar sesuai dengan tema masing-masing.

Kelas dan sentra belajar, alam sekitar dan orang-orang yang berada di sekitar lingkungan sekolah yang telah diwarnai dengan nuansa ESI.

Usaha optimal memberikan nuansa ESI untuk setiap SDM yang berhubungan dengan sekolah dilakukan dengan berbagai stimulant. Diantaranya dengan pengadaan pelatihan, reward sistem konseling dan pendekatan individual lainnya.

Bahan pelajaran diusahakan tidak hanya dominan berasal dari produk industri tapi juga berasal dari alam sekitar Hampir semua kelas dan sentra menjadi representasi sistem ini. Karena komitmen sekolah adalah mendekatkan anak kepada alam sekitarnya.

Komputer

Penyediaan benda teknologi canggih ini mutlak adanya. Maka sekolah menyediakan sebagai bahan pengenalan untuk kelas rendah dan pembiasaan untuk kelas tinggi.

Perpustakaan

Di setiap kelas melengkapi dirinya dengan perpustakaan sendiri-sendiri. Anakanak menjadi tertantang untuk membaca atau melihat karena sumber bacaan mudah diperoleh. Sudah barang tentu sesuai dengan nama sekolah, maka perpustakaan pusat dan besar akan menjadi tempat utama bagi anak didik dan komunitas sekolah lainnya dalam mencari sumber ilmu pengetahuan.

Lapangan Olah Raga Sebuah lapangan olahraga meski tidak terlalu besar disediakan sebagai pemenuhan kebutuhan anak-anak akan gerak jasmani

Sarana Bermain sambil Belajar di Luar Ruang

Qiroatul Quran (membaca al quran dengan tartil)

Menggunakan metode yang sesuai dengan usia anak untuk merangsang anak didik agar dapat mencintai dan membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

Tahfizhul Quran

Diharapkan anak didik dapat menghafal sebagian surat-surat dalam Al- Quran selama mereka menjadi anak didik.

Special Day

Every day is a character-building day. Beranjak dari konsep ini, setiap hari atau pada kesempatan guru atau fasilitator lainnya berusaha menanamkan karakter dasar kepada anak dengan memanfaatkan momen sehari-hari.

Fonik

Metode membaca yang ramah pada otak, dengan pendekatan bunyi huruf/fonem

Morning Activity

Kegiatan transisi pada pagi hari sebelum masuk kelas, berupa jurnal, fonik, qiroatul quran dan shalat dhuha. Memberikan kepada siswa pilihan kegiatan mana yang dilakukan terlebih dahulu.

Bercocok Tanam & Pendidikan Lingkungan

Memberikan penyadaran pemanfaatan alam dan lingkungan yang ramah agar timbul kecintaan kepada alam.